Jumat, 18 Maret 2011 21:34
Pembangunan Pasar di Kampung untuk Pertumbuhan Ekonomi
Merauke- Salah satu program penting dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Papua, yaitu pembangunan pasar yang ada di wilayah kampung-kampung di seluruh Papua. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Papua, Drs. Max Kambuaya kepada wartawan saat meninjau lokasi pembangunan pasar di Kampung Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, Jumat (18/3) siang.
Menurut Max, tujuan pembangunan pasar di wilayah kampung sendiri bukan saja sebagai sarana aktivitas jual beli, namun juga menumbuhkan ekonomi yang ada di kampung, terutama ekonomi keluarga.
“Jadi dengan adanya pasar mereka bisa menjual hasil bumi yang ada untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi keluarga, diyakini Max secara langsung dapat berpengaruh signifikan bagi perekonomian kampung. Pasalnya, kata dia, selama ini khalayak selalu berbicara soal masyarakat maju dan masyarakat berkembang. Namun untuk mewujudkan semua itu, sambungnya, harus dimulai terdahulu dari komunitas terkecil, yakni keluarga.
“Ya segala sesuatu kita harus mulai dari lingkup terkecil dulu, yaitu keluarga. Karena kalau keluarga kita sudah baik dan sejahtera, maka masyarakat pun akan sejahtera,” tuturnya beralasan, hal ini terkait dengan tugas Badan Pemberdayaan yang mendorong masyarakat mulai dari keluarga, rumah tangga, kampung untuk lebih baik lagi,”tandasnya.
Sementara itu dari data yang dihimpun, pembangunan pasar di Kampung Waninggap Say ini menelan dana sekitar Rp 119 juta. Berdiri di lahan seluas 1 hektare, pasar tersebut rencanannya akan dibangun pula atas partisipasi masyarakat kampung setempat.
“Partisipasi masyarakat itu perlu digalakkan, karena barometer kemajuan suatu kampung itu terlihat dari besarnya bentuk partisipasi masyarakatnya,”pungkasnya. (http://bintangpapua.com | lea/don/erick)



