Rabu, 16 Maret 2011

Satuan Radar Sebagai ‘Mata dan Telinga’ TNI AU

Rabu, 16 Maret 2011 16:45

Satuan Radar Sebagai ‘Mata dan Telinga’ TNI AU



Merauke - Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP mengatakan, kehadiran Satuan Radar 244 Merauke diharapkan menjadi solusi yang tepat serta dapat menjadi “mata dan telinga” TNI AU dalam mendeteksi pelanggaran wilayah udara di wilayah timur Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kasau pada peresmian Satuan Radar 244 Merauke di Kampung Taram, Kelurahan Rimba Jaya, Kabupaten Merauke Rabu (16/3) pagi.

Dijelaskan marsekal bintang empat itu, ditempatkannya Satuan Radar di Kabupaten Merauke sendiri lantaran mencermati situasi dan kondisi serta kerawanan wilayah udara bagian timur NKRI terhadap pelanggaran udara. Sebab itu, sambungnya, perlu untuk mengembangkan kekuatan pertahanan udara agar dapat meningkatkan kemampuan pengawasan udara di wilayah ini secara terus menerus. “Untuk itu Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) bersama jajarannya menindaklanjuti dengan konsep strategis gelar Kosek Hanudnas IV di wilayah timur NKRI, mengingat di wilayah ini juga terdapat sejumlah objek vital nasional (obvitnas) dan merupakan jalur penerbangan internasional,” terang Kasau.

Lebih gamblang dioperasionalkannya Satuan Radar beserta sarana dan prasarananya, maka program pembangunan radar pertahanan udara (Hanud) yang direncanakan TNI AU, menunjukkan upaya selangkah kedepan dalam pemantapan sistim pertahanan udara nasional. Lantas, keberhasilan pelaksanaan tugas pertahanan udara, selain membutuhkan alat utama sistem senjata udara yang modern, sangat ditentukan pula oleh profesionalisme dari personel yang mengawaki sistem senjata udara, baik dalam pengoperasian dan pemeliharaan peralatan, maupun mekanisme komando dan pengendalian yang harus dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

“Kesiapan operasional merupakan modal utama untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas, karenanya upaya-upaya untuk mewujudkan kesiapan operasional yang tinggi harus selalu mendapatkan prioritas utama,” ujar Kasau dalam sambutannya.
Tuntutan kesiapan operasional sendiri, kata Kasau, tidak hanya ditujukan pada kesiapan peralatan saja, akan tetapi juga kesiapan personelnya yang mencakup fisik, mental serta pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Jadi saya ingin berpesan kepada Satuan Radar 244 Merauke agar mampu membina serta meningkatkan kemampuan operasionalnya sehingga berdayaguna dan berhasil dalam pencapaian tugas pokok,”pesannya.

Sekadar diketahui Satuan Radar 244 Merauke merupakan satuan radar baru di jajaran Kosek Hanudnas IV Biak yang pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2008. Satuan Radar ini berdiri di lahan seluas 17,5 hektar yang merupakan lahan hibah dari Pemkab Merauke. sedangkan peralatan radar sendiri dibeli di Perancis dengan menggunakan dana APBN.
Peresmian yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama serta penandatanganan prasasti oleh Kasau, juga dilakukan pelantikan Komandan Satuan Radar 244 Merauke yang diembankan kepada Letkol Lek Budi Santoso.

Acara yang dihadiri Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Ny Imam Sufaat, rombongan Asisten Kasau, Muspida Kabupaten Merauke kemarin, berlangsung dengan dinamis. Dalam kesempatan itu Kasau juga memberikan bantuan dana untuk pembangunan musholah serta perangkat komputer guna melengkapi operasional Satuan Radar 244 Merauke. (http://bintangpapua.com | lea/don/eric)